May 13, 2012

Versi materi oleh Triyono Suwito dan Wawan Darmawan




Beberapa relief yang terdapat di candi-candi Jawa Tengah dan Timur adalah:

(1) Relief pada Candi Borobudur memuat cerita:

(a) Karmawibbhangga, dipahatkan pada kaki candi yang ditimbun, menceritakan sebab akibat perbuatan baik buruk manusia.
(b) Lalitavistara, dipahatkan pada dinding lorong pertama, menceritakan riwayat Sang Buddha sejak lahir sampai turunnya amanat pertama di Taman Rusa.
(c) Jatakamala-awadana, dipahatkan pada sebagian dinding lorong pertama dan kedua, berupa kumpulan sajak tentang perbuatan Sang Buddha dan para bodhisattva semasa hidupnya.
(d) Gandawyuha-bhadracari, dipahatkan pada dinding lorong kedua sampai keempat, menceritakan usaha Sudhana mencari ilmu yang tinggi sampai ia bersumpah mengikuti bodhisattva samanthabhadra.


(2) Relief pada Candi Prambanan memuat cerita:

(a) Ramayana, dipahatkan pada pagar langkan (dinding serambi atas) Candi Siwa dan diteruskan pada pagar langkan Candi Brahma.
(b) Kresnayana, dipahatkan pada pagar langkan Candi Wisnu.

(3) Relief pada Candi Sukuh, memuat cerita Sudamala yang diperankan Sadewa, bungsu Pandawa. Diceritakan Sadewa berhasil ngruwat (dari kata ngerawat atau memelihara) Batari (Dewi) Durga yang mendapat kutukan dari Batara Guru (Dewa Siwa) karena perselingkuhannya. Sadewa berhasil ngruwat Batari Durga yang semula raksasa betina bernama Hyang Pramoni kembali menjadi seorang bidadari cantik bernama Batari Uma. Cerita Sudamala (suda artinya bersih, mala artinya dosa) diambil dari Kidung Sudamala. Ada 5 adegan cerita Sudamala pada Candi Sukuh, yaitu: p ertama menggambarkan ketika Dewi Kunti meminta kepada Sadewa agar mau “ngruwat” Batari Durga namun Sadewa menolak.

Kedua menggambarkan ketika Bima mengangkat raksasa dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanannya menancapkan kuku “Pancanaka” ke perut raksasa. Ketiga menggambarkan ketika Sadewa diikat kedua tangannya diatas pohoh randu alas karena menolak keinginan “ngruwat” sang Batari Durga. Dan sang Durga mengancam Sadewa dengan sebuah pedang besar di tangannya untuk memaksa Sadewa. Keempat menggambarkan Sadewa berhasil “ngruwat” sang Durga. Sadewa kemudian diperintahkan pergi kepertapaan Parangalas. Di situ Sadewa menikah dengan Dewi Pradapa. Kelima menggambarkan ketika Dewi Uma (Durga setelah diruwat Sadewa) berdiri di atas Padmasana. Sadewa beserta punakawan menghaturkan sembah pada Dewi Uma.

(4) Relief pada Candi Jago, memuat cerita Kresnayana, Parthayajna, dan Kunjarakarna. Di candi ini untuk pertama kalinya kita jumpai tokoh-tokoh Punakawan (Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong) yang setia menyertai ksatria.

(5) Relief pada Candi Surowono, memuat cerita Arjuna Wiwaha dan adegan Sri Tanjung yang dibunuh Sidapaksa

(6) Relief Candi Panataran, memuat cerita Ramayana dan Kresnayana. Sebetulnya masih banyak lagi relief- relief yang ada pada pelataran candi-candi yang lainnya. Sebagian bahkan belum dapat ditafsirkan ceritanya.

0 komentar:

Post a Comment