December 22, 2012


Versi materi oleh Eni A dan Tri H


Setiap wilayah mempunyai potensi untuk dapat tumbuh dan berkembang. Perkembangan suatu wilayah menjadi pusat pertumbuhan terjadi karena beberapa faktor. Apa sajakah faktor-faktor tersebut? Pusat-pusat pertumbuhan yang muncul telah melahirkan teori pusat pertumbuhan wilayah. Selain itu, pusat pertumbuhan yang dibangun di Indonesia, seperti kawasan pengembangan ekonomi terpadu (KAPET) misalnya, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Siapa saja yang membuat teori pertumbuhan? Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan KAPET ( akan dibahas pada postingan lain ) dan teori pertumbuhan, apa sajakah yang memengaruhi perkembangan suatu wilayah? Nah, untuk mengetahuinya, mari ikuti pemaparan materi berikut.


Pengertian Pusat Pertumbuhan

Perkembangan wilayah diawali dengan munculnya pusat pertumbuhan. Apakah yang dimaksud dengan pusat pertumbuhan? Coba simak perkembangan Kota Jakarta. Sebelum menjadi kota bernama Jakarta, kota yang bernama Batavia ini hanya merupakan tempat administrasi pemerintahan Belanda di Indonesia. Segala kegiatan ekonomi perdagangan dan keluar masuk barang (ekspor impor) di wilayah jajahan Belanda dalam wilayah Nusantara harus melewati administrasi di Batavia. Kegiatan administrasi ini merangsang kegiatan lain, seperti pelayanan jasa dan perbankan sehingga banyak gedunggedung perkantoran dibangun untuk mendukungnya. Memang, kegiatan ekonomi menjadi kekuatan pendorong bagi tumbuhnya suatu daerah. Pusat pertumbuhan yang muncul akan memengaruhi wilayah sekitarnya.

Jadi, sekarang kamu sudah mempunyai gambaran tentang pusat pertumbuhan. Pusat pertumbuhan merupakan suatu wilayah yang berkembang secara pesat khususnya kegiatan ekonomi sehingga menjadi pusat pembangunan daerah. Pusat pertumbuhan akan mendorong perkembangan wilayah sekitarnya. Pusat pertumbuhan yang muncul di suatu wilayah dipengaruhi oleh karakteristik wilayahnya.



Perkembangan pusat pertumbuhan di suatu wilayah ditentukan oleh faktor-faktor sebagai berikut.

a. Sumber Daya Alam
Daerah yang mempunyai kekayaan sumber daya alam berpotensi menjadi pusat pertumbuhan. Sebagai contoh, penambangan bahan tambang yang bernilai ekonomi tinggi di suatu wilayah merangsang kegiatan ekonomi, memberikan kesempatan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah serta berpengaruh terhadap munculnya kegiatan ekonomi penunjang.
b. Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia sangat berperan dalam pembentukan pusat pertumbuhan di suatu wilayah. Tenaga kerja yang ahli, terampil, andal, kapabel, dan profesional dibutuhkan untuk mengelola sumber daya alam. Pusat pertumbuhan akan berkembang dan pembangunan berjalan lancar apabila tersedia sumber daya manusia yang andal.
c. Kondisi Fisiografi/Lokasi
Kondisi fisiografi/lokasi memengaruhi perkembangan pusat pertumbuhan. Lokasi yang strategis memudahkan transportasi dan angkutan barang, sehingga pusat pertumbuhan berkembang cepat. Sebagai contoh, daerah dataran rendah yang berelief rata memungkinkan pusat pertumbuhan berkembang lebih cepat dibanding daerah pedalaman yang berelief kasar atau berpegunungan.
d. Fasilitas Penunjang
Pusat pertumbuhan akan lebih berkembang apabila didukung oleh fasilitas penunjang yang memadai. Beberapa fasilitas penunjang antara lain jalan, jaringan listrik, jaringan telepon, pelabuhan laut dan udara, fasilitas air bersih, penyediaan bahan bakar, serta prasarana kebersihan.

0 komentar:

Post a Comment